Welcome to Alislamarrahman

Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Seksualitas Dalam Injil

In the name of Allah, Most Beneficent, Most Merciful.

Saudara-saudaraku seiman dan seagama, kita mengetahui bahwa setiap kitab suci berasal dari Tuhan (atau semestinya begitu). Al Qur’an adalah firman Allah yang dibukukan dalam bentuk kitab yang semula ditulis pada daun, kulit binatang, dan batu. Al Qur’an adalah benar-benar dari Allah yang dijelaskan oleh ayat: “Sesungguhnya Allah yang menurunkan Al Qur’an dan Allah yang akan menjaganya” (Al Hijr 9).

Jika Injil memang firman Tuhan, hendaklah isinya merupakan hal-hal yang penuh hikmah dengan bahasa yang teramat agung dan santun, karena tidak mungkin Tuhan berkata kotor atau mengatakan sesuatu yang bersifat cabul. Firman Tuhan mestilah terbebas dari itu semua. Namun apakah Injil benar-benar firman Tuhan? Kalau bukan, maka wajar saja isinya banyak menyebutkan kecabulan dalam sangkut pautnya dengan seksualitas. Kalau iya, Tuhan macam apa yang banyak mengumbar hal-hal yang bersifat penyimpangan seksual? Apa yang dikatakan “Tuhan” tentang abnormalitas seksual? Simaklah baik-baik uraian di bawah ini:

1. Anak perempuan bersetubuh dengan ayahnya.

“Pergilah Luth dari Zoar dan ia menetap bersama-sama dengan kedua anak perempuannya di pegunungan, sebab ia tidak berani tinggal di Zoar, maka diamlah ia di suatu gua beserta kedua anaknya. Kakaknya berkata kepada adiknya: ‘Ayah kita telah tua, dan tiada laki-laki di negeri ini yang dpat menghampiri kita, seperti kebiasaan seluruh bumi. Marilah kita beri ayah minuman anggur, lalu kita tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita.’ Pada malam itu mereka memberi ayah mereka minuman anggur, lalu masuklah yang lebih tua untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun. Keesokan harinya sang kaka berkata kepada adiknya: ‘Tadi malam aku telah tidur dengan ayah; baiklah kita beri dia minum anggur malam ini, masuklah engkau untuk tidur dengan dia supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita.’ Demikian juga pada malam itu mereka memberi ayahnya minuman anggur, lalu bangunlah yang lebih muda untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak tahu kalau anaknya itu tidur dan ketika ia bangun. Lalu mengandunglah dua anak Luth itu dari ayah mereka.” (Kitab Kejadian 19: 30-36)

2. Laki-laki berhubungan seks dengan ibunya.

“…terjadilah bahwa Ruben tidur dengan Bilha, istri ayahnya, dan terdengarlah hal itu kepada Israel (ayah Ruben)…” (Kitab Kejadian 35: 22a)

3. Laki-laki bersetubuh dengan menantu perempuannya.

“Lalu berpalinglah Yehuda mendapatkan perempuan yang di pinggir jalan itu serta berkata: ‘Marilah, aku mau menghampiri engkau,’ sebab ia tidak tahu bahwa perempuan itu menantunya. Perempuan itu bertanya: ‘Apa yang akan kauberi jika engkau menghampiri aku?’Dia menjawab: ‘Aku akan memberi anak kambing dari dombaku.’ Dia (Yehuda) bertanya: ‘Apa tanggungan yang harus kuberi padamu?’ Perempuan itu menjawab: ‘Cap materaimu seta kalungmu dan tongkat di tanganmu.’ Lalu diberikan semua itu kepadanya, maka ia menghampirinya. Perempuan itu mengandung darinya. (Kitab Kejadian 38: 16-18)

4. Laki-laki menyetubuhi kakak iparnya dan membuang sperma di luar tubuh wanita (onani).

“Lalu berkatalah Yehuda kepada Onan: ‘Hampirilah istri kakamu itu, kawinlah dengan dia sebagai ganti kakakmu dan bangkitkan keturunan bagi kakakmu.’ Tetapi Onan tahu, bukan ia pemilik keturunan itu, maka setiap kali ia menghampiri istri kakaknya itu, ia biarkan maninya terbuang, supaya tidak memberi keturunan kepada kakaknya.(Kitab Kejadian 38: 8-9)

5. Homoseks!!!

“Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan terbakar dalam birahi mereka antara seorang dengan yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.” (Roma 1: 27)

6. Perselingkuhan wanita saat suami tidak di rumah.

Marilah kita memuaskan berahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikmati asmara. Karena suamiku sedang tidak di rumah, ia sedang dalam perjalanan jauh.” (Amsal 7: 18-19)

7. Payudara!!!

”Bagiku, kekasihku bagaikan sebungkus mur, tersisip di antara buah dadaku. (Kidung Agung 1: 13)

8. Tuhan Bapa (Allah) mempertontonkan aurat wanita-wanita jalang.

”Oleh karena itu hai perempuan sundal, dengarlah Firman Tuhan! Beginilah firman-Nya: ’Oleh karena kau menghamburkan kemesumanmu dan auratmu disingkapkan dalam persundalanmu dengan orang yang mencintaimu dan berhala-berhalamu dan oleh karena darah anak-anakmu kau persembahkan kepada mereka. Sungguh, oleh karenanya Aku akan mengumpulkan semua kekasihmu; yaitu yang merayu hatimu, baik yang engkau cintai maupun yang engkau benci. Aku akan mengumpulkan mereka dari sekitarmu untuk melawanmu dan Aku akan menyingkapkan auratmu di hadapan mereka, sehingga mereka melihat kemaluanmu.’” (Yehezkiel 16: 36-37)

9. Kakak memperkosa adik perempuannya.

”Tetapi gadis itu berkata kepadanya: ’Tidak kakakku, jangan perkosa aku, orang tidak melakukan itu di Israel. Jangan membuat noda seperti itu. Dan aku, kubawa kemana kecemaranku? Dan engkau, kau akan dianggap sebagai orang yang bebal di Israel. Oleh sebab itu, bicaralah pada raja, ia takkan menolak memberikan aku padamu.’ Tapi Amnon tak mendengar perkataannya, dn ia lebih kuat darinya. Diperkosanyalah dia, lalu tidur dengannya.” (Kitab 2 Samuel 13: 12-14)

Luar biasa!!! Semua hal di atas benar-benar terdapat dalam Injil sang kitab Tuhan. Bagaimana mungkin kitab yang banyak menyebut penyimpangan seksual bisa menjadi rujukan umat? Penyimpangan seksual tersebut terdengar sangat menggairahkan bagi mereka yang sedang membara hasrat seks-nya. Namun dari sisi moral, tentunya kita sebagai manusia terpelajar bisa memahami bahwa itu layaknya moral binatang bahkan lebih buruk lagi. Penjabaran di atas pun hanya segelintir saja dari yang bisa diungkapkan, mungkin saja di luar itu semua masih banyak ayat-ayat lainnya yang menyatakan hal serupa. Mengenai seberapa banyak ayat yang menjelaskan demikian itu tidaklah terlalu penting, yang pasti di sini kita sudah melihat dengan jelas keanehan kitab yang selalu dijadikan pedoman beragama dari umat Nasrani.

Seorang filsuf (pemikir) asal Inggris bernama George Bernard Shaw setelah membaca Injil berkata: Kitab yang paling berbahaya di bumi. Jaga kitab tersebut dalam keadaan terkunci: larang anak-anak anda untuk membacanya.” Majalah The Plain Truth dalam salah satu artikelnya menyebutkan: Banyak badan sensor akan memberi Injil rating X.” (Dinukil dari buku The Choice hal. 267 karya Sheikh Ahmad Husein Deedat)

Bangunlah dan segera kembali ke jalan yang benar!!!

2 Responses

  1. Angel mengatakan:

    Kalau mengutip ayat jangan stengah2.. Alkitab memang menulis kisah2 tersebut tapi bukan dgn maksud utk membenarkan perbuatan tsb, melainkan juga memberitahukan ganjaran akibat perbuatan seks yang tidak berkenan di hadapan Allah.

    Mungkin tulisan di blog ini bs memberi masukan, bhw seks yg dilakukan Nabi Muhamad juga tdk kalah ‘luar biasa’!
    http://indonesia.faithfreedom.org/forum/mukjizat-muhamad-terbesar-sex-t2270/

  2. Hai musuh Allah…
    Kau berkata:
    “bhw seks yg dilakukan Nabi Muhamad juga tdk kalah ‘luar biasa’!”

    Bagaimanakah maksud antum???
    Berikanlah buktimu jika kamu merasa benar!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Laman

Arsip

%d blogger menyukai ini: