Welcome to Alislamarrahman

Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Kapan Yesus Pernah Menyatakan Dirinya sebagai Tuhan?

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Assalamu alaykum Wr. Wb.

In the name of Allah, Most Beneficent, Most Merciful.

Umat Nasrani mempercayai bahwa Yesus adalah sang juru selamat sekaligus Tuhan mereka, mudah-mudahan Allah memberi hidayah agar mereka kembali ke jalan yang benar, jalannya orang-orang yang meyakini tiada Tuhan selain Allah. Tidak sekalipun Injil menerangkan bahwa Yesus pernah mengatakan dirinya sebagai Tuhan yang layak disembah. Memang ada beberapa perkataan dari orang selain dia yang menyebutnya sebagai Tuhan, namun sekali lagi kami tekankan bahwa YESUS TAK PERNAH MEMPROKLAMIKAN DIRINYA SEBAGAI TUHAN, LANGSUNG DIA UCAPKAN DARI MULUTNYA SENDIRI. Tak satupun ayat Injil yang menyebutkan demikian!!!

Akan kami sebutkan ayat-ayat yang ada hubungannya dengan “Ketuhanan Yesus” namun atas nama perkataan orang lain. Kami beri tanda kutip pada frase ketuhanan Yesus karena paling tidak umat Nasrani sendiri yang meyakininya seperti itu dan kami sebagai umat muslim bisa membedakan dengan jelas mana yang Tuhan dan mana yang bukan Tuhan. Berikut kutipannya:

  1. “Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi TUHAN dan Kristus” (Kisah Para Rasul 2: 36). Ayat ini menyebut Yesus sebagai Tuhan, tapi perlu dicamkan bahwa ini adalah perkataan Petrus yang dia nisbatkan kepada Nabi Yoel yang menisbatkan kepada Allah (baca dari ayat 14-16). Ini bukan perkataan Yesus, dan Yesus tak menyebut dirinya sebagai Tuhan.
  2. “Jawab mereka: Percayalah kepada TUHAN YESUS dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu” (Kisah Para Rasul 16: 31). Baiklah, ada frase Tuhan Yesus dari ayat tersebut. Tapi tahukah anda??? Yesus tak mengatakan dia adalah Tuhan, namun jika dicermati lebih teliti, itu hanyalah perkataan Paulus dan Silas, dan bukan keluar dari mulut Yesus. Silakan dibaca dari ayat 19.
  3. ”Aku senantiasa bersaksi kepada orang-orang  Yahudi dan orang-orang Yunani supaya mereka bertobat kepada Allah dan percaya kepada TUHAN kita, Yesus Kristus” (Kisah Para Rasul 20: 21). Siapa yang mengatakan Yesus Kristus adalah Tuhan kita? Yesuskah??? Bukan, kata ganti ”ia” pada ayat ke 18 merujuk kepada utusan yang dikirim oleh Paulus atau mungkin perkataan Paulus sendiri. Tetapi pada intinya itu bukan perkataan Yesus.
  4. ”Akan tetapi di antara mereka ada beberapa orang Siprus dan orang Kirene yang tiba di Antiokhia dan berkata-kata juga kepada orang-orang Yunani dan memberitakan Injil, bahwa Yesus adalah TUHAN” (Kisah Para Rasul 11: 20). Ini bukanlah perkataan Yesus meskipun terdapat dalam kitab Kisah Para Rasul. Perlu diketahui bagi kalian saudara-saudara sekalian bahwa Injil sekarang yang diyakini umat Kristen adalah bukan firman Tuhan, melainkan tulisan tangan manusia. Pun isinya telah banyak berubah dan keasliannya sudah tak terjamin lagi. Manakala ayat ini dicermati lagi, maka yang menyatakan Yesus adalah Tuhan bukanlah Yesus sendiri, tapi orang-orang dari Siprus dan Kirene. Ini adalah perkataan manusia.
  5. ”Itulah firman yang ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang adalah TUHAN dari semua orang” (10: 36). Ini adalah perkataan Petrus di hadapan banyak orang. Sama sekali bukan perkataan Yesus sendiri. Baca dari ayat 34!!!
  6. ”Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, TUHAN kita” (2 Petrus 1: 2). Ini hanya perkataan Petrus (Simon Petrus), bukan Yesus. Dari ayat ini bisa diambil kesimpulan bahwa memang orang Nasrani menganggap ada lebih dari satu Tuhan, yaitu Allah dan Yesus, sebab tertulis di ayat tersebut bahwa ”…akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita”, dan kami umat muslim berlepas diri dari keyakinan seperti ini, nau’uudzubillahi min dzalik!!! Laa ilaaha ilallaah (Tak ada Tuhan selain Allah)!!!
  7. ”Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, TUHAN kita yang mulia” (Yakobus 2: 1). Ini sekedar perkataan Yakobus, bukan dari Yesus.
  8. Terpujilah Allah dan Bapa TUHAN kita Yesus Kristus” (1 Petrus 1: 3). Ini perkataan Petrus.
  9. ”Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama TUHAN Yesus Kristus dan dalam roh Allah kita” (1 Korintus 6: 11). Ini perkataan Paulus!!!
  10. ”Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah TUHAN dan percaya dalam hatimu bahwa Allah telah membangkitkan dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan” (Roma 10: 9). Ini juga bukan perkataan yang keluar dari mulut Yesus, melainkan dari Paulus.
  11. ”Dan ketika Yesus dan murid-murid-Nya keluar dari Yerikho, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Ada dua orang buta yang duduk di pinggir jalan mendengar bahwa Yesus lewat, lalu mereka berseru: ’TUHAN, Anak Daud, kasihanilah kami!’ Tetapi orang banyak itu menegur  supaya mereka diam. Namun merekamakin keras berseru, katanya: ’TUHAN, Anak Daud, kasihanilah kami!’ Lalu Yesus berhenti dan memanggil mereka. Ia berkata: ’Apa yang kamu kehendaki supaya Aku perbuat bagimu?’ Jawab mereka: ’TUHAN, supaya mata kami dapat melihat.’ Maka tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, lalu Ia menjamah mata mereka dan seketika itu juga mereka melihat lalu mengikuti Dia” (Matius 20: 29-34). Ayat tersebut menyebutkan dua orang buta menyebut Yesus sebagai Tuhan, dan memang Yesus tak menyangkalnya. Namun pertanyaannya, apakah Yesus sendiri pernah mengatakan bahwa Dia sebagai Tuhan??? Dia tak mengatakannya dalam ayat ini. Dia menyembuhkan kedua orang buta ini dengan kuasa Allah, bukan karena dia memiliki kekuatan. Dan satu lagi, ia tak menyangkal bahwa kedua orang buta itu memanggilnya Tuhan dikarenakan Dia merasa belas kasihan kepada dua orang itu. Intinya, Yesus tak menyebut dirinya sebagai Tuhan sekaligus kitab ini berasal dari manusia (Matius)!!!

Setelah kita menyimak ayat-ayat di atas, marilah kita lihat apa tanggapan Yesus: ”Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: ’Tuhan, Tuhan!!! Bukankah kami telah bernubuat dengan nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mukjizat demi nama-Mu juga?’ Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah daripada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan” (Matius 7: 22-23). Malang sekali umat Nasrani yang capek-capek berusaha menyembah Yesus, namun apa harus dikata kelak di yaumil akhir nanti Yesus malahan berlepas diri dari mereka.

Lalu mengapa orang Kristen Al Nasrani Al Murtaddin Al Musyrikin Al Kafirun (Allah melaknat mereka) masih menyembah manusia (Isa/Yesus) yang mereka kultuskan sebagai Tuhan selain Allah? Sunguh merekalah calon penghuni neraka yang menyala-nyala. Dan Allah-lah yang akan memberi azab yang teramat pedih bagi mereka.

13 Responses

  1. Angel mengatakan:

    Ada kok ayat yg menyatakan bhw Yesus menyatakan dirinya sebagai Tuhan. Baca Yohanes 13:13
    “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.”

    • king star mengatakan:

      hahaha tlg d teliti lagi ayat yohanes 13:13…kl q jelasin ntr terlalu pnjg jd mlh g enk kl d bc..mnding mas atau mbk…cek d google tntg kebenaran ayat itu..krn org yg lebih tau sejarh sudah membuktikanny…

  2. sussy mengatakan:

    Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.” (Matius 12:8)

  3. sussy mengatakan:

    Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.( Matius 11:27). ……..orang bodoh pun tau kalau pernyataan ini menyatakan bahwa Dia adalah Tuhan…..

  4. sussy mengatakan:

    siapa yang disembah umat muslim?……umat muslim menyembah kuburan…yah kuburan muhamad….yang meskipun dia tak menyebut sebagai Tuhan,tapi orang islam menyembahnya……

  5. Kau mengatakan: “orang bodoh pun tau kalau pernyataan ini menyatakan bahwa Dia adalah Tuhan”

    Saya katakan: Engkaulah yang sangat bodoh karena tak bisa membedakan yang mana Tuhan dan yang mana manusia. Mudah-mudahan Allah memberikan hidayah kepadamu agar kamu tidak seterusnya terjebak dalam kesesatan dan kebodohanmu itu.

    Kau juga berkata: “umat muslim menyembah kuburan…yah kuburan muhamad”

    Kami jawab: Tahu dari mana kau jika umat muslim menyembah kuburan???
    Dan darimana juga kau mengetahui kalau umat muslim menyembah Muhammad???

    “Apakah kamu memiliki bukti yang jelas???” (Ash Shaffat: 156)
    “Tunjukkan buktimu jika kau merasa benar!!!” (Al Baqarah: 111)

  6. Good is Good mengatakan:

    saya tambahin deh…
    Yohanes 14:6, “Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

    Yesus mengatakan kalau Dia adalah Jalan.. suatu gaya bahasa metafora..

    ohh ia.. Kalau Kebenaran yg sejati tidak perlu menjelaskan bahwa saya benar, saya adalah Kebenaran, tetapi yg disebut Kebenaran itu akan menyatakan dirinya sendiri Kebenaran tanpa Dia tunjukkan dirinya Kebenaran..

    Yesus adalah Tuhan.. Ada bilang Yesus tidak pernah menyatakan dirinya Tuhan.. Tetapi saya mau bilang, Yesus adalah Tuhan dan Dia adalah Kebenaran.. Kebenaran tidak perlu menjelaskan dirinya Kebenaran kan? saya ini kebenaran, saya nih kebenaran atau ini nih saya kebenaran itu… atau Yesus bilang saya nih Tuhan nih…

    gk ada kan??

    semoga dapat menjelaskan..^^

  7. Selim Si Puyol mengatakan:

    buktikanlah bahwa yesus itu tuhanmu dan mengapa tuhan mu ingin merasakan kesakitan di duniaya hanya untuk menebus dosamu sekalian.AKUtakpercxaya bahwa yesus itu tuhan yang layak untuk disembah karna ia hanyalah seorang manusia biasa yang bisa mati juga..!!!!

  8. Kusuma Dewi mengatakan:

    Begini,

    “Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” (Matius 27:46).

    Dari ayat ini dapatlah dianalisa bahwa:
    1. Jika Yesus itu Tuhan, Tuhan mana lagi yang dia panggil?
    2. Jika Yesus dipersiapkan oleh Tuhan untuk mati di kayu salib dalam rangka untuk menebus dosa, tentu tidak perlu dia harus berteriak-teriak minta tolong kepada Tuhan, dia harus ikhlash.
    3. Jika di dalam diri Yesus ada Tuhan, mengapa dia masih memanggil-manggil Tuhan lagi? Ini membuktikan Yesus dan Tuhan tidaklah menyatu.
    4. Setiap yang berseru memanggil Tuhan, pasti bukan Tuhan.
    5. Yesus berseru memanggil-manggil Tuhannya, berarti Yesus bukan Tuhan!

    “Maka berkatalah Yesus kepadanya :”Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya Dia sajalah engkau berbakti!”. (Matius 4:10)

    Dari ayat ini dapatlah dianalisa bahwa:
    1. Setiap yang menyuruh menyembah kepada Tuhan, berarti bukan Tuhan!
    2. Yesus menyuruh menyembah kepada Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan!

    “Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian disitu.” (Matius 14:23)

    Dari ayat ini dapatlah dianalisa bahwa:
    1. Setiap yang berdoa kepada Tuhan, pasti bukan Tuhan!
    2. Yesus berdoa kepada Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan

    “Jawab Yesus :” aku diustus hanya kepada domba-domba yang hilang dari Umat Israel.” (Matius 15:24)

    Dari ayat ini dapatlah dianalisa bahwa:
    1.Setiap yang diutus Tuhan, pasti bukan Tuhan!
    2.Yesus diutus Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.

    “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun tahu , malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.” (Matius 24:36)

    Dari ayat ini dapatlah dianalisa bahwa:
    1. Setiap yang tidak tahu tentang hari kiamat, pasti bukan Tuhan!
    2. Yesus tidak tahu kapan datangnya hari kiamat, berarti Yesus bukan Tuhan.
    3. Setiap yang memanggil Bapa kepada Tuhannya, pasti bukan Tuhan.
    4. Yesus memanggil Bapa kepada Tuhannya, berarti Yesus bukan Tuhan!

    “Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar, lalu kata-Nya kepada mereka : “Hatiku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggalah disini dan berjaga-jagalah dengan Aku.” (Matius 26:37-38).

    Dari ayat ini dapatlah dianalisa bahwa:
    1. Yesus yang merasa sedih dan gentar, pasti bukan Tuhan.
    2. Yesus merasa sedih dan gentar berarti Yesus bukan Tuhan.
    3. Setiap yang merasa seperti mau mati, pasti bukan Tuhan.
    4. Yesus merasa seperti mau mati, berarti Yesus bukan Tuhan

    “Yesus maju sedikit, lalu sujud dan berdo’a, kata-Nya : “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini llau daripada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Ku kehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:39).

    Dari ayat ini dapatlah dianalisa bahwa:
    1. Setiap yang sujud kepada Allah pasti bukan Allah.
    2. Yesus sujud kepada Allah, berarti Yesus bukan Allah.
    3. Setiap yang berdoa kepada Allah, berarti Yesus bukan Allah.
    4. Yesus berdoa kepada Allah, berarti Yesus bukan Allah.
    5. Setiap yang tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, pasti bukan Tuhan.
    6. Yesus tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, berarti Yesus bukan Tuhan.

    .

  9. Untuk saudari Kusuma Dewi!!!
    Kami ucapkan terima kasih kepadamu yang telah membela umat muslim.
    Meskipun kita tidak saling mengenal, akan tetapi persaudaraan terjalin atas dasar keimanan.
    Mudah2an di bulan Ramadhan ini, Allah memberikan berkah-Nya untukmu.
    Wassalamu alaykum Wr. Wb…

  10. Zainal Abiana mengatakan:

    percuma kasih cahaya atw keterangan ke orang buta ,tetap aja mereka ga peduli,mendingan kasih tamparan spy kerasa..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Laman

Arsip

%d blogger menyukai ini: