Welcome to Alislamarrahman

Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Ayat-Ayat Injil Yang Kontradiktif

In the name of Allah, Most Beneficent, Most Merciful.

Kaum muslimin yang semoga di rahmati Allah, segala puji dan syukur hanya kepada-Nya yang telah banyak memberi kenikmatan dan kemudahan jalan. Dialah yang Maha Pemurah dan Maha Penerima Tobat. Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan kita meyakini bahwa Muhammad SAW adalah benar-benar utusan-Nya. Kitab Al Qur’an adalah kitab suci yang berasal dari Allah dan di dalamnya terdapat pelajaran berharga bagi umat. Al Qur’an tidak terdapat keraguan di dalamnya, kitab yang membenarkan dan menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya, termasuk Injil.

Kita sebagai umat muslim meyakini bahwa Injil yang dipegang oleh kaum Nasrani sekarang bukanlah Injil Isa, bukan pula Injil asli, namun Injil saat ini hanyalah kitab tulisan manusia dimana keasliannya sudah sangat diragukan. Mengenai sejarah pembukuan Injil, tidak akan dibahas di sini. Kali ini hanya mengutip sebagian kecil ayat-ayat Injil yang matannya (isinya) bertentangan atau paling tidak terdapat kerancuan di dalamnya.

1. Mana yang benar, 3 tahun kelaparan atau 7 tahun kelaparan?

”Kemudian datanglah Gad kepada Daud, memberitahukan kepadanya dengan berkata kepadanya, ’Akan datangkah menimpa engkau tujuh tahun kelapran di negerimu? Atau maukah engkau melarikan diri tiga bulan lamanya dari hadapan lawanmu, sedang mereka itu mengejar engkau?’” (Kitab 2 Samuel 24:13)

”Kemudian datanglah Gad kepada Daud, berkatalah ia kepadanya, ’Beginilah firman Tuhan: Haruslah engkau memilih. Tiga tahun kelaparan atau tiga bulan lamanya engkau melarikan diri dari hadapan lawanmu, sedang pedang musuhmu menyusul engkau?’” (Kitab 1 Tawarikh 21:11-13)

Perlu dicatat, perbedaan lafaz antara dua ayat di atas tidak ditemukan dalam Injil kami (terbitan Lembaga Alkitab Indonesia, cet. 19 thn. 2008). Bunyi dari Samuel pasal 24 ayat 13 tersebut berbunyi ”tiga tahun kelaparan” sehingga tidak ada perbedaan dengan Tawarikh pasal 21 ayat 12 dan 13. Kemungkinan Injil kami adalah yang telah dipalsukan dan dirubah ayat-ayatnya agar tidak nampak kedustaan di dalamnya. Hai kaum Nasrani!!! Kenapa kalian berani sekali merubah ayat-ayat ”Tuhan”? Engkau telah mempermainkan agamamu sendiri…

2. Mana yang benar, 8 tahun atau 18 tahun?

”Yoyakhin berumur delapan tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan sepuluh hari lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia melakukan apa yang jahat di mata Tuhan.” (Kitab 2 Tawarikh 36: 9)

”Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya Nehusta binti Elnathan, dari Yerusalem.” (Kitab 2 Raja-Raja 24: 8)

Perbedaan matan 8 dan 18 tahun tak ditemukan dalam Injil kami (terbitan Lembaga Alkitab Indonesia), kemungkinan telah dirubah dan dipalsukan agar tertutup dengan rapi cacat-cacatnya.

3. Hmmm…. Tuhan atau Iblis?

”Bangkitlah murka Tuhan terhadap orang Israel; Ia menghasut Daud melawan mereka, firman-Nya, ’Pergilah, hitunglah orang Israel dan orang Yehuda.’” (Kitab 2 Samuel 24: 1)

Iblis bangkit melawan orang-orang Israel dan membujuk Daud untuk menghitung orang Israel.” (Kitab 1 Tawarikh 21: 1)

Kali ini, perbedaan dua ayat di atas antara Tuhan dan iblis terdapat dalam Injil kami. Mungkin penerbit kitab tersebut lalai dalam memalsukan hal ini, atau mereka merasa hal ini tidak penting.

4. Membingungkan, 700 kuda atau 7.000 kuda? Mengendarai kuda atau berjalan kaki?

”Tetapi orang Aram itu lari dari hadapan orang Israel, dan Daud membunuh dari orang Aram itu 700 ekor kuda dan 40.000 orang pasukan berkuda, Sobakh, panglima tentara mereka, dilukainya sedemikian, hingga ia mati di sana.” (Kitab 2 Samuel 10: 18)

”Tetapi orang Aram itu lari dari hadapan orang Israel, dan Daud membunuh dari orang Aram itu 7.000 ekor kuda dan 40.000 orang pasukan berjalan kaki; juga Sofakh, panglima tentara itu dibunuhnya.” (Kitab 1 Tawarikh 19: 18)

Pada Injil kami, kesalahan angka 700 dan 7.000 terdapat di dalamnya, begitu pula berkuda maupun berjalan kaki. Sekali lagi, penerbit Injil tersebut lalai dalam memalsukan kebohongannya. Semoga Allah menyegerakan kehancuran bagi mereka…

5. Lagi-lagi soal angka!!! 2.000 atau 3.000?

”Tebal ’laut’ itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. ’Laut’ itu dapat memuat 2.000 bat air.” (Kitab 1 Raja-Raja 7: 26)

”Tebal ’laut’ itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. ’Laut’ itu dapat memuat 3.000 bat air.” (Kitab 2 Tawarikh 4: 5)

Angka 2.000 dan 3.000 tertulis dalam Injil kami…

6. Silsilah dari Daud hingga Yesus ada dua versi.

Versi pertama berjumlah 28 orang:

Daud – Sulaiman – Rehabeam – Abia – Asa – Yosafat – Yoram – Uzia – Yotam – Ahas – Hizkia – Manasye – Amon – Yosia – Yekhonia – Sealtiel – Zerubabel – Abihud – Elyakim – Azor – Zadok – Akhim – Eliud – Eleazar – Matan – Yakub – Yusuf – Yesus (Menurut Matius 1: 6-16)

Perhatikan versi kedua berjumlah 43 orang:

Daud – Natan – Matata – Mina – Melea – Elyakim – Yonam – Yusuf – Yehuda – Simeon – Lewi – Matat – Yorim – Eliezer – Yesua – Er – Elmadam – Kosam – Adi- Malkhi – Neri – Sealtiel – Zerubabel – Resa – Yohanan – Yoda – Yosekh- Simei – Matica – Maat – Magai – Hesli – Nahum – Amos – Matica – Yusuf – Yanai – Malkhi – Lewi – Matat – Eli – Yusuf – Yesus (Menurut Lukas 3: 23-31)

Aneh bukan???

7. Ayat-ayat kembar!!! Kali ini kebalikan dari 6 point di atas, tiada beda

Kitab 2 Raja-Raja pasal 19 dan Yesaya pasal 37

”Segera sesudah Raja Hizkia mendengar itu, dikoyakanlah pakaiannya dan diselubungi badannya dengan kain kabung, lalu masuklah ia ke rumah TUHAN.” (Kitab 2 Raja-Raja 19:1)

”Segera sesudah Raja Hizkia mendengar itu, dikoyakanlah pakaiannya dan diselubungi badannya dengan kain kabung, lalu masuklah ia ke rumah TUHAN.” (Yesaya 37: 1)

Dan juga:

”Ketika pegawai-pegawai Raja Hizkia sampai kepada Yesaya.” (Kitab 2 Raja-Raja 19: 5)

”Ketika pegawai-pegawai Raja Hizkia sampai kepada Yesaya.” (Yesaya 37: 5)

Lalu:


”Hizkia menerima surat itu dari tangan para utusan, lalu membacanya: kemudian pergilah ia ke rumah TUHAN dan membentangkan surat itu di hadapan TUHAN.” (Kitab 2 Raja-Raja 19: 14)

”Hizkia menerima surat itu dari tangan para utusan, lalu membacanya: kemudian pergilah ia ke rumah TUHAN dan membentangkan surat itu di hadapan TUHAN.” (Yesaya 37: 14)

Serta:

”Sebab itu, berangkatlah Sanherib, raja Asyur, dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.” (Kitab 2 Raja-Raja 19: 36)

”Sebab itu, berangkatlah Sanherib, raja Asyur, dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.” (Yesaya 37: 36)

Yaa ayyuhal muslimuun… Telah nampak di hadapan kita kesalahan-kesalahan yang terdapat dalam Injil. Semoga ini memperkuat iman kita bahwa hanya Islamlah yang benar dan hanya Al Qur’an saja yang masih murni berasal dari Tuhan tanpa ada cacat dan pertentangan di dalamnya. ”Kalau sekiranya Al Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya (An Nisaa: 82).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Laman

Arsip

%d blogger menyukai ini: