Welcome to Alislamarrahman

Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Janganlah Menganggap Remeh Perkara Meninggalkan Shalat

In the name of Allah, Most Merciful, Most Beneficent

Rasulullah SAW bersabda:

“Amal yang pertama kali dihisab di hari kiamat adalah shalat. Apabila shalatnya baik maka beruntunglah ia, sebaliknya jika shalatnya rusak maka merugilah ia” (HR. Tirmidzi)

Rasulullah SAW bersabda:

“Batas antara seorang hamba dengan kekafiran adalah meninggalkan shalat” (HR. Bukhari)

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya ikatan pembeda antara kita dengan mereka (orang-orang kafir) adalah shalat. Barangsiapa meninggalkannya, maka telah kafirlah ia.” (HR. Ahmad)

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa meninggalkan shalat wajib dengan sengaja, lepaslah jaminan Allah darinya.” (HR. Imam Ahmad)

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa menjaga shalat, maka ia akan memiliki cahaya, bukti dan keselamatan pada hari kiamat. Sedangkan yang tidak menjaga shalat tidak akan memiliki cahaya, bukti dan keselamatan pada hari itu. Pada hari itu ia akan dikumpulkan bersama Firaun, Qarun Haman dan Ubay bin Khalaf.” (HR. Ahmad)

Umar Bin Khattab berkata: “Sesungguhnya tidak ada tempat dalam Islam bagi orang yang menyia-nyiakan shalat”

Ali bin Abi Thalib berkata: “Barangsiapa tidak shalat, telah kafirlah dia.”

Ibnu Mas’ud berkata: “Barangsiapa tidak shalat, maka dia tak punya dien (agama).”

Ibnu Abbas berkata: “Barangsiapa meninggalkan shalat dengan sengaja sekali saja, niscaya akan menghadap Allah dimana Allah murka kepadanya.”

Ibrahim An Nakha’i berkata: “Barangsiapa meninggalkan shalat, maka telah kafir.”

Ibnu Hazm berkata: “Tiada dosa yang lebih besar sesudah syirik selain mengkahirkan shalat dari waktunya dan membunuh orang mukmin bukan dengan haknya.”

Abdullah bin Syaqiq (tabi’in) berkata: “Tidak ada satu amalan pun yang meninggalkannya dianggap kufur oleh para sahabat selain shalat.” (seluruh hujjah dari hadist Nabi hingga perkataan sahabat dan tabi’in di atas dinukil dari kitab Al Kabair karya Imam Adz Dzahabi)

Imam Ahmad bin Hambal bekrata: “Barangsiapa meninggalkan shalat, maka dia kafir; dan barangsiapa berkata Al Qur’an adalah makhluk, maka dia kafir.” (Musnad Ahmad 1/79)

Ketika membahas tentang orang yang meninggalkan shalat, Ibnu Taimiyah berkata: “Menurut mayoritas salaf, ia dibunuh karena telah kafir. Dan ini semua walaupun dia mengakui wajibnya shalat.” (Majmu Fatawa, 28/308)



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Laman

Arsip

%d blogger menyukai ini: