Welcome to Alislamarrahman

Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Ikutilah Manhaj Salafus Shalih

In the name of Allah, Most Beneficent, Most Merciful

Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baik manusia adalah generasiku (sahabat), kemudian yang datang sesudah mereka (tabi’in), kemudian yang datang sesudah mereka (tabi’ut tabi’in)” (HR. Bukhari no.2652)

Imam Abdul Hamid bin Ba’dis berkata:

“Islam itu hanyalah apa yang terdapat pada Al Quran, Sunnah Nabi SAW dan apa yang merupakan pijakan para salaf; yaitu tiga generasi pertama…” (Aatsaarul Imaan, V/73)

Imam Abu Hanifah (meninggal tahun 150 H) Rahimahullah berkata:

”Ikutilah Atsar (yang telah diriwayatkan) dan jalannya para Salaf (ulama yang terdahulu yg shalih) serta berhati-hatilah pada perkara-perkara yang baru (inovasi baru dalam Dien), sebab hal itu adalah bid’ah” (Diriwayatkan oleh As Suyuthi dalam Saunul Mantiq wal Kalam hal.32).

Al-Imam Al-Auza’i berkata:

“Wajib bagimu untuk mengikuti jejak salaf walaupun orang-orang menolakmu dan hati-hatilah dari pemahaman/pendapat tokoh-tokoh itu, walaupun mereka mengemasnya untukmu dengan kata-kata (yang indah).” (Asy Syari’ah, Al Ajurri hal. 63)

Al-Imam As-Sam’ani berkata:

“Syi’ar Ahlus Sunnah adalah mengikuti manhaj as-salafush shalih dan meninggalkan segala yang diada-adakan (dalam agama).” (Al-Intishar li Ahlil Hadits, Muhammad bin ‘Umar Bazmul hal. 88).

Al-Imam Al-Ashbahani berkata:

“Barangsiapa menyelisihi shahabat dan tabi’in (salaf) maka ia sesat, walaupun banyak ilmunya.” (Al-Hujjah fii Bayanil Mahajjah 2/437-438).

Al-Imam Asy-Syathibi berkata:

“Segala apa yang menyelisihi manhaj salaf maka ia adalah kesesatan.” (Al-Muwafaqat 3/284).

Ibnu Mandzur:

Salaf adalah orang yang mendahuluimu dari nenek moyang serta kerabatmu yang lebih di atasmu baik dari usia maupun keutamaan. Oleh karenanya generasi pertama umat ini dari kalangan tabi’in dinamakan salafush shalih.” (Lisanul Arab 9/159)

Al-Imam Adz-Dzahabi berkata:

As-Salafi adalah sebutan bagi siapa saja yang berada di atas manhaj salaf.” (Siyar A’lamin Nubala` 6/21).

Maka, jika kita merujuk kepada manhaj salafus shalih, maka kita adalah seorang salafi (orang islam ahlu sunnah wal jama’ah yang berpemahaman salafus shalih). Namun perlu di bedakan antara salafi dengan kelompok yang menamakan dirinya sebagai ”salafi” yang biasanya selalu mengklaim dirinya sebagai yang paling benar/paling ahlu sunnah sedangkan kelompok lain adalah salah. Sesungguhnya gelar salafi itu bukanlah hak istimewa kepada suatu kelompok saja. Dan hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.

Allah ta’ala knows best

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Laman

Arsip

%d blogger menyukai ini: