Welcome to Alislamarrahman

Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Apa Yang Dikatakan Ulama Tentang Sheikh Ali Hasan Al Halaby?

  1. Sheikh Salim Ad Dawsary (semoga Allah merahmatinya) berkata: Dia (Hasan Al Halaby) memandang dirinya sebagai orang yang berjalan di atas manhaj salafiyah  dan setiap yang menyelisihinya dianggap khalafy dan bukan salafy. Seolah-olah manhaj salaf terbatas pada kelompok tertentu atau terbatas di tempat tertentu saja.” (Raf’u al Laa-imah’an Fatwa al Lajnah ad Daa-imah, 15)
  2. Tatkala Al Halaby menulis di mukaddimah pada catatan kakinya (buku At Tahdzir Min Fitnatittakfier), ia menukil hujjah sepotong-sepotong dari Ibnu Hazm tentang definisi kufur; (“Kufur adalah sifat orang yang mengingkari suatu dari apa yang telah Allah ta’ala fardhukan iman kepadanya setelah tegak hujjah terhadapnya dengan sampainya al haq kepadanya”). Sheikh Abu Muhammad Al Maqdisy (semoga Allah merahmatinya) berkata: “Dan perhatikan bagaimana dia (Al Halabiy) menutup kurung di sini dan meletakkan titik dengan berani, padahal perkataan itu memiliki kelanjutan yang penting yang menggugurkan talbis-talbis Al Halabiy, kejahmiyyahan dia serta Irja-nya, yaitu ucapan Ibnu Hazm setelah itu langsung: “…dengan hatinya tanpa disertai lisannya atau dengan lisannya tanpa disertai hatinya atau dengan keduanya secara bersamaan atau melakukan amalan yang telah datang nash bahwa ia mengeluarkannya dengan hal itu dari nama al iman).” (dinukil dari Tabshirul Uqla Bi Talbisati Ahlit Tajahum Wal Irja’, karya Sheikh Abu Muhammad Al Maqdisy)
  3. Masih berkaitan tentang perkataan dari para ulama terdahulu yang dinukil oleh Al Halaby secera menyeleweng, Sheikh Abdul Qadir bin Abdul Aziz (Sayyid Imam) -semoga Allah merahmatinya- memberi sindiran: “Ada seorang mu’aashiriin (orang yang dianggap sebagai ulama) –yaitu Ali bin Hasan bin Abdul Hamid Al Halaby- yang berusaha untuk menshahihkan atsar ini dari Ibnu Abbas. Dan orang ini math’uun fii ‘aadaalatihi (cacat kepercayaannya) karena dia menyelewengkan apa yang dia nukil dari orang lain.” (dinukil Al Jami’ fii Thalabil Ilmisy Syarf, karya Abdul Qadir bin Abdul Azis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Laman

Arsip

%d blogger menyukai ini: