Welcome to Alislamarrahman

Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Apa Yang Dikatakan Sheikh Al Utsaimin Tentang Jama’ah Tabligh?

Sheikh Ibnu Utsaimin (semoga Allah merahmatinya) ditanya tentang Jamaah Tabligh dan beliau menjawab:

“Biasanya dalam setiap perkara, terdapat dua hal yang sifatnya ghuluw (berlebihan) dan satu yang sifatnya pertengahan. Sebagian orang sangat memuji kelompok ini dan mendorongnya agar ikut bersama mereka; sedangkan sebagian yang lain sangat mencelanya dan memperingati dengan keras untuk menjauhi mereka melebihi kerasnya peringatan agar menjauhi seekor singa. Dan sebagian orang ada yang bersikap mengambil jalan tengah di antara kedua kubu ekstrem tersebut.

Menurut saya ada kebaikan pada kelompok ini (Jamaah Tabligh); mereka menyeru saudaranya untuk menuju kepada Islam dan mereka memiliki pengaruh yang mana tak dimiliki da’i-da’i lain. Berapa banyak orang kafir yang menjadi muslim oleh tangan mereka, dan berapa banyak pelaku maksiat dan diberi petunjuk oleh Allah melalui mereka?

Terlebih lagi, mereka memiliki sikap rendah hati dan tidak mementingkan diri sendiri yang tidak ditemukan di tempat lain.

Sebagian orang berkata bahwa mereka tak memiliki pengetahuan tentang hadist, dan sebagainya.

Tak diragukan lagi bahwa mereka adalah orang-orang baik, tapi saya pikir bahwa mereka yang di Arab Saudi tidak pergi ke Pakistan, dan kami tak tahu banyak tentang akidah mereka (di negara lain) or manhaj mereka. Tapi tak ada yang salah dengan manhaj yang diikuti mereka di Saudi ini.

Berkaitan dengan membatasi da’wah selama tiga hari atau empat hari, or dua dn empat dan enam bulan, atau dua tahun, tak ada bukti syar’i tentang hal itu, Tapi mereka pikir ini ada sangkut pautnya dengan organisasi. Jika seseorang pergi keluar (khuruj) untuk tiga hari, dan tahu bahwa dia dibatasi terhadap tiga hari ini, dia akan memfokuskan dirinya dan melupakan keduniawian. Hal ini adalah bagian dari organisasinya, dan ini bukan bagian ibadah atau perkara syari’ah.

Pendapat saya, semoga Allah merahmatimu, jika engkau punya waktu untuk mencari ilmu maka lebih baik melakukannya, karena memperdalam ilmu adalah baik dan orang-orang sekarang ini membutuhkan seorang alim yang berilmu terhadap sunnah dan orang yang fakih dalam hal ilmu. Jikalau engkau tak mampu mencari ilmu, dan kamu pergi dengan mereka untuk mensucikan dirimu, tak ada yang salah dengan hal itu. Ada banyak orang yang Allah telah beri hidayah melalui tangan-tangannya.” (sumber: Al-Baab al-Maftooh, no. 10, P. 304.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Laman

Arsip

%d blogger menyukai ini: