Welcome to Alislamarrahman

Ahlu Sunnah Wal Jamaah

SEKALI LAGI!!! AYAT-AYAT INJIL YANG KONTRADIKTIF!!!

In the name of Allah, Most Beneficent, Most Merciful.

Segala puji hanya bagi Allah SWT yang telah memberi kemudahan jalan bagi umat muslim dalam beragama. Hanya Islamlah agama yang akan selamat dan diridhai Allah, pun inilah agama yang jelas dan tidak akan menimbulkan kebingungan bagi setiap pemeluknya. Atas anugerah-Nya lah kita bisa membedakan yang mana yang baik dan buruk. Kita diberi akal pikiran yang dengannya kita bisa menganalisa segala perkara dan dicari kebenarannya. Kebenaran tersebut jika memang telah ditemukan akan diumumkan kepada orang banyak pada umumnya dan saudara-saudara kita seiman pada khususnya, agar mereka mengetahui yang haq dan batil; yang haq disebarluaskan dalam rangka dakwah, sedangkan yang batil ditinggalkan karena tiada manfaat.

Saudara-saudara sekalian, anda perlu tahu seperti apa isi dari kitab Injil itu, kerancuan yang terdapat pada kitab Injil adalah begitu banyak, namun pada tulisan kali ini hanya akan dibahas perbedaan-perbedaan matan (isi) ayat di mana ayat yang satu berkata begini, lalu di ayat yang lain berkata begitu. Anehnya, kerancuan-kerancuan seperti ini sepertinya dianggap remeh oleh pemeluk agama Nasrani. Mereka terlihat santai-santai saja seolah-olah kitab ini tercipta sempurna. Tapi apakah benar kitab Injil yang menjadi rujukan hidup umat Kristen benar-benar sempurna? Marilah bersama-sama kita kaji perkara ini, Insha Allah. Semoga bagi mereka yang hatinya tidak buta, bisa membedakan antara kebenaran dan ketidak jelasan. Berikut adalah sedikit dari pembahasannya:

1. Tak seorangpun naik ke surga, tapi nyatanya ada yang naik ke surga!!!

Tidak ada seorangpun yang telah naik ke surga, selain dari pada Dia yang telah turun dari Surga, yaitu Anak Manusia.” (Yohanes 3: 13)

“Lalu naiklah Elia ke surga dalam angin badai.” (2 Raja-Raja 2: 11)

Lho!!! Kok katanya tidak ada yang naik ke surga?

2. Apakah Saul meminta petunjuk/bertanya kepada Tuhan atau tidak di kala menghadapi tentara Filistin?

”Dan Saul bertanya kepada Tuhan, tetapi Tuhan tidak menjawabnya, baik dengan mimpi, baik dengan Urim, baik dengan perantaraan para Nabi.” (1 Samuel 28: 6)

”Demikianlah Saul mati karena perbuatannya yang tidak setia terhadap Tuhan, oleh karena ia tidak berpegang pada firman Tuhan, dan juga karena ia telah meminta petunjuk dari arwaqh, dan tidak meminta petunjuk Tuhan. Oleh sebab itu Tuhan membunuh dia dan menyerahkan jabatan raja kepada Daud bin Isai.” (1 Tawarikh 10: 13-14)

Apa yang harus saya katakan? Pertentangan ayat dalam Injil sudah menjadi hal yang biasa… Mengapa??? Karena Injil yang sekarang adalah “human made”, bukan wahyu Tuhan. Dan hasil karya manusia takkan luput dari kesalahan.

3. Yesus berkata bahwa dia takkan membiarkan seorangpun binasa!!! Apa benar?

Yesus berkata, ”Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku, tak seorangpun kubiarkan binasa.(Yohanes 18: 9)

Yesus berkata, Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.” (Yohanes 17: 12)

Yesus berkata demikian, lalu ia berubah pikiran hingga harus mencabut kata-katanya. Kami memaklumi, Yesus adalah seorang manusia, dia bisa benar dan bisa saja salah!!!

4. Berdosa dan tidak berdosa!!!

”Apabila mereka berdosa kepada-Mu – karena tidak ada manusia yang tidak berdosa – dan Engkau murka kepada mereka dan menyerahkan mereka kepada musuh.” (2 Tawarikh 6: 36)

”Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih Ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tak dapat berbuat dosa. Karena ia lahir dari Allah.” (1 Yohanes 3: 9)

Jadi yang mana yang benar??? Apa saya harus tenang-tenang saja karena saya dijamin tidak berdosa seperti apa yang dikatakan kitab 1 Yohanes 3: 9, ataukah saya harus waspada karena takut akan melakukan dosa seperti yang dikatakan kitab 2 Tawarikh 6: 36??? Ada yang bisa bantu saya?

5. Bisakah Tuhan dilihat manusia? Bisakah dan bisakah?

Versi pertama: Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah (Yohanes 1: 18); Seorangpun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tak dapat melihat-Nya(1 Timotius 6: 16); ”Dan Tuhan berfirman: Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang wajah-Ku dapat hidup (Keluaran 33: 20).

Versi kedua: ”Dan naiklah Musa dengan Harun, Nadab dan Abihu dan tujuh puluh orang dari para tua-tua Israel. Lalu mereka melihat Allah Israel(Keluaran 24: 9-10); ”Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: Aku telah melihat Allah berhadapan muka(Kejadian 32: 30).

Jadi, yang mana yang mendekati kebenaran? Katanya tak seorangpun pernah melihat Allah (Yohanes 1: 18), lalu mengapa sampai ada tujuh puluhan orang yang melihat-Nya (Kejadian 32: 30)? Apa anda merasa aneh??? Jangan khawatir, anda tidak diharapkan untuk mempercayai ayat-ayat konyol di atas…

6. Manakah yang lebih disukai Tuhan, tempat terang atau gelap?

”Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri” (1 Timotius 6: 16).

”Pada waktu itu berkatalah Solomo: Tuhan telah menetapkan matahari di langit, tetapi Dia memutuskan untuk diam dalam kegelapan(1 Raja-Raja 8: 12).

Bisakah anda lihat perbedaannya?

7. Mengapa harus menyesal???

Versi pertama: ”Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta. Bukan anak manusia sehingga Ia menyesal(Bilangan 23: 19).

Versi kedua: ”Dan menyesallah Tuhan karena malapetaka yang dirancang-Nya atas umat-Nya” (Keluaran 32: 14).

Mengapa Tuhan harus menyesal???

Tujuh point yang menerangkan bahwa terdapat banyak pertentangan dalam Injil yang (katanya) merupakan referensi kehidupan beragama umat Nasrani. Mengapa Kitab dari Tuhan bisa mengalami banyak kontradiktif? Apakah Tuhan (entah itu Bapa, Anak, atau Roh Kudus) harus meralat tulisan-tulisannya? Apakah Tuhan melakukan kesalahan sehingga harus ada proses pengeditan? Mengapa Tuhan tidak konsekuen dengan perkataannya di satu tempat dan di tempat lain??? Mengapa… Mengapa… dan Mengapa…???

Aaahhh… Untuk apa aku terlalu sibuk mempertanyakan hal itu??? Toh telah kita ketahui jawabannya: ”Karena Injil yang sekarang bukan berasal dari Tuhan.” Ya!! Jawaban yang sangat memuaskan dan masuk akal. Akan tetapi apakah para pengikut kitab ini bisa memahami segala bentuk kekeliruan ini??? Ini terlalu sulit untuk dibahas. Cukuplah kami sebagai pemberi peringatan dan Allah yang memberi hidayah agar mereka sadar dari tidur panjangnya. Dan hanya kepada Allahlah kita berlindung…

20 Responses

  1. dealer pulsa elektrik mengatakan:

    Alhamdulillaah Akh… sekarang banyak website yang menjelek-jelekkan nabi dengan sebutan yang tidak pantas sama sekali, sementara kita sangat menghargai Nabi Isa yang juga nabi kita, yang tidak boleh kita ejek.
    Mereka yang telah berlebih-lebihan cintanya kepada Nabi Isa hingga menyembahnya lalu mengangkat menjadi tuhan telah membabi buta tanpa pakai ilmiah dan main comot sana dan sini mengatakan perkataan keji tentang Islam, Muhammad dan Al-Qur’an. Apa yang diutarakan di atas cukup bagus sehingga bisa menambah iman kita semua. Amin

  2. wkwkwkwk mengatakan:

    Bodoh kalian, Yesus tidak sperti mamadmu. Dia telah naik kesurga bahkan sbelum Dia turun dari surga dan menjadi manusiapun, Yesus telah ada disurga. Apakah elia dan henok telah naik kesurga sebelum dilahirkan?? Jawabku TIDAK! Tapi tentang Yesus aku brkata bhwa Yesus telah ada/naik kesurga bahkan sblum dilahirkan didunia. Dan tidak ada seorangpun didunia yang sperti Yesus. Ingat disitu ada kata “TELAH”. Dan tidak ada seorangpun selain Yesus yg telah turun dari surga atau yg berasal dari surga. Elia dan henok pun TIDAK!! !

  3. wkwkwkwk mengatakan:

    islam menurut saya benar aneh. Contohnya kalian menganggap injil dan alkitab itu sdah tdk asli. Skrg qta pakai logika. Selama ratusan tahun injil atw alkitab diimani oleh ribuan umat d berbagai penjuru dunia, mereka prcaya bhwa Yesus mati di kayu salib dan bangkit dan terangkat ke surga dgn tubuh dan jiwanya. Kepercayaan itupun mereka liat dgn mata mreka sndiri, dan juga diperkuat dgn nubuat2 dlm kitab terdahulu (perjanjian lama) yg menubuatkan kristus harus mati dan bangkit sbagai raja surga. Bhkan org2 yahudipun msh memakai alkitab prjanjian lama yg sama isinya dgn alkitab dlm injil kami. SEANDAINYA dipalsukan, kenapa tdk ada seorangpun yg protes tentang itu semua? INGAT! Ini tentang keyakinan yg sangat penting dan tdk mudah untuk direvisi. Rubahlah jika kalian sanggup merubah iman kami atau injil kami. Injil adlah kekuatan Allah, tp alquran adlah kekuatan SETAN! Penuh mantra2 setan, pelet, jimat, Penuh hujat (antikristus) telah dinubuatkan dlm injil.

  4. Hai, Kafir…

    Antum berkata:
    “Yesus mati di kayu salib dan bangkit dan terangkat ke surga dgn tubuh dan jiwanya. Kepercayaan itupun mereka liat dgn mata mreka sndiri, dan juga diperkuat dgn nubuat2 dlm kitab terdahulu (perjanjian lama) yg menubuatkan kristus harus mati dan bangkit sbagai raja surga.”

    Kami jawab:
    “Datangkan buktimu jika kamu orang yang benar!” (Al Baqarah: 111).

    Antum berkata:
    “SEANDAINYA dipalsukan, kenapa tdk ada seorangpun yg protes tentang itu semua?”

    Kami jawab:
    “Yang protes itu dari pihak mana? Orang Kristen?
    Bagaimana mereka mau memprotes kebatilan yang ada dalam kitab sucimu itu? Kalau mereka melakukan yang demikian, maka terbongkarlah kepalsuan yang ada dalam Injilmu itu wahai kafir. Sesunguhnya kami dari kalangan muslim telah lama berusaha menguak hal ini, tidakkah engkau tahu Sheikh Ahmad Deedat yang mengabdikan dirinya di jalan Allah demi meluruskan kerancuan-kerancuan yang ada dalam Injilmu itu namun para pendeta-pendeta kafir laknat seperti Jimmy Swaggart, Anis Shorrosh, Stanley Sjobeg, dll (musuh Allah) selalu membantah dengan akal rasionya sendiri dn menolak kebenaran yang telah berusaha diungkap oleh sang sheikh? Maka mintalah kepada allah petunjuk agar Dia memberi hidayah kepadamu supaya kembali ke jalan yang benar, ‘Bukan jalan orang yang dimurkai (Yahudi), dan bukan jalan orang yang sesat (Kristen)’ (Al Fatihah: 7). Setelah sheikh tiada (semoga Allah menerima amal ibadahnya), maka beberapa penerusnya melanjutkan upaya dakwah beliau seperti Dr. Zakir Naik, dan juga ahli kristologi negeri ini, Abdul Qadir Jaelani.”

    Antum berkata:
    “Injil adlah kekuatan Allah, tp alquran adlah kekuatan SETAN! Penuh mantra2 setan, pelet, jimat, Penuh hujat (antikristus) telah dinubuatkan dlm injil.”

    Kami jawab:
    “Datangkan buktimu jika kamu merasa benar” (Al Baqarah: 111).

    Manakala engkau menuduh Al Quran datang dari setan, maka kami katakan bahwa: “Sesungguhnya Kami (Allah) yang menurunkan Al Quran, dan Kami pula yang akan menjaganya” (Al Hijr: 9).

    Jikalau kau tak bisa memberi bukti ilmiah berupa dalil atau landasan teologis, maka engkau hanyalah seorang penghujat busuk.

    Allah SWT berfirman: “Yahudi dan Kristen takkan rela denganmu (Muhammad) sampai engkau meninggalkan agamamu” (Al Baqarah: 120). Dengan ayat tersebut, kami beriman kepada Allah SWT dan Kitab-Nya dan Rasul-Nya dan kami mendustakan engkau wahai manusia laknat, bagiku dan bagimu terdapat permusuhan yang nyata hingga kelak datang keputusan Allah.

  5. wkwkwkwk mengatakan:

    sebenarnya segalanya sudah terbukti. Alquran dan muhamad (antikristus) sudah dinubuatkan dalam perjanjian lama dan perjajian baru yg lebih lama ditulis ratusan thun sblum alquran. Itu adalah mujizat kitab atau firman yg benar.
    Sheikh ahmad deed meluruskan kerancuan dlm injil? Lalu kpda org yahudi gmn? Apa dia akn menyalahkan kitab org yahudi yg ada sblm yesus jg? Aneh ya? Hahaha.. Islam ne ada2 aja.. Bisa jg ya memalsukan kitap perjanjian lama? Haha.. Seandainya pendeta2 nasrani memalsukan kitap PL, pasti org yahudi jg gk bakal terima. Demikian sebaliknya. Coba dong islam buktikan mana alkitab yg asli..? Jgn cuma baca hadis dan alquran aja. Jadi sempit dech cara berfikir km

  6. wkwkwkwk mengatakan:

    knpa islam anarkis, muhamad mlakukan jihad? Krna ajrananya tdk sesuai dgn ajaran2 yg diyakini sblm islam. Karna saking malunya muhamad brteriak “owloh hu akbar! Kita bunuh org2 kristen dan yahudi atas printah owloh!” sampe tanah perjanjian (tanah israel palestina) yg diserahkan Tuhanpun diserang jg ma mamad.
    Maka benarlah apa yg dinubuatkan dlm wahyu 13 ayat 7.
    Aneh lagi dlm wahyu 13 ayat 18 tentang bilang 666. Sngat erat sekali angka itu dgn alquran dan muhamad. Jd
    sebernya yg menghujat bukan kami. Tp ajaran muhamad itu yg mghujat firman Allah. Muhamad adlah ahli perang maka benar jg dlm wahyu 13 ayat 4. Ini semua hanya sajikan dlm kitab wahyu. Sbnrnya masih sangat bnyk lg tentang antikristus.

  7. Untuk orang Kafir lagi bahlul yang mengatasnamakan wkwkwk…

    Kau berkata:
    “Hahaha.. Islam ne ada2 aja.. Bisa jg ya memalsukan kitap perjanjian lama?”

    Kami jawab:
    Atas dasar apa kau berkata seperti itu? Coba berikan bukti bahwa kami yang memalsukan Perjanjian Lama?

    Kau juga berkata:
    “perjanjian lama dan perjajian baru yg lebih lama ditulis ratusan thun sblum alquran”

    Kami jawab:
    Kami setuju bahwa Injil memang diturunkan lebih dulu dari Al Qur’an, karena Allah berfirman: “Dan Kami teruskan jejak mereka dengan mengutus Isa bin Maryam, membenarkan kitab sebelumnya, Taurat. Dan Kami menurunkan Injil kepadanya” (Al Maidah: 46).

    Namun Al Quran diturunkan setelahnya untuk menyempurnakan kitab Injil. Allah SWT berfirman:
    “Dan Kami telah menurunkan kitab Al Qur’an kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya (Injil dan Taurat)” (Al MAidah: 48).

    Kau berkata dengan tuduhanmu yang jauh dari ilmiah itu wahai manusia busuk:
    “Jgn cuma baca hadis dan alquran aja. Jadi sempit dech cara berfikir km”

    Kami jawab:
    Kau tahu darimana kalau kami hanya membaca Al Quran dan hadist? ‘Tunjukkan buktimu jika kamu benar?’ (Al BAqarah: 111).
    Sesungguhnya kami juga membaca banyak informasi dari koran, majalah, buku-buku sains, kitab-kitab karya ulama terdahulu maupun kontemporer, bahkan kami juga membaca Injilmu itu hai laknat.
    Maka jika kau dan tuduhanmu itu menuduh bahwa kami hanya membaca Al Quran dan hadist, maka sekiranya kami pantas untuk berkata: “Jangan cuma membaca Injil saja, jadi sempit dech pemikiranmu itu!!!”

    Kau berkata lagi dengan igauan tololmu itu:
    “owloh hu akbar! Kita bunuh org2 kristen dan yahudi atas printah owloh!”

    Kami jawab:
    Bukan owloh, tapi “Allah”. Maka dari sini jelaslah sesungguhnya kau yang tak tahu apa-apa tentang agama ini. Dalam penulisan ‘Allah’ saja kau membuat kesalahan, lantas bagaimana dengan dalam perkara lain?
    Atas dasar apa kau berkata ‘Kita bunuh org2 kristen dan yahudi atas printah owloh’?
    “Tunjukkan buktimu jika kamu merasa benar?” (Al Baqarah: 111).
    Semua tuduhanmu itu tak berdasar dan terjadi hanya karena kedengkian busukmu itu…

    Bukan kami yang memalsukan Injilmu itu, hai kafir, tapi tangan-tangan jahatlah yang telah merubah isi kandungan Injilmu itu:

    KITAB PERJANJIAN LAMA

    1. Kitab KEJADIAN, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Penulisnya adalah salah satu dari Kitab Musa.”
    2. Kitab KELUARAN, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Secara umum adalah Musa.”
    3. Kitab IMAMAT, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Secara umum adalah Musa.”
    4. Kitab BILANGAN, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Secara umum adalah Musa.”
    5. Kitab ULANGAN, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Secara umum adalah Musa.”
    6. Kitab JOSHUA, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Sebagian besar adalah Joshua.”
    7. Kitab HAKIM-HAKIM, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Mungkin Samuel.”
    8. Kitab RUTH, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Tidak diketahui secara pasti, mungkin Samuel.”
    9. Kitab 1 SAMUEL, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Tidak diketahui.”
    10. Kitab 2 SAMUEL, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Tidak diketahui.”
    11. Kitab RAJA-RAJA 1, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Tidak diketahui.”
    12. Kitab 1 TAWARIKH, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Tidak diketahui, mungkin dikumpulkan dan diedit oleh Ezra.”
    13. Kitab 2 TAWARIKH, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Mungkin dikumpulkan dan diedit oleh Ezra.”
    14. Kitab EZRA, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Mungkin ditulis dan diedit oleh Ezra.”
    15. Kitab ESTHER, siapkah penulisnya? Jawabannya: ”Tidak diketahui.”
    16. Kitab AYUB, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Tidak diketahui.”
    17. Kitab AMSAL, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Yang paling utama adalah Daud, meskipun ada yang lain.”
    18. Kitab PENGKHOTBAH, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Meragukan, tapi umumnya dianggap oleh Sulaiman.”
    19. Kitab YESAYA, siapkah penulisnya? Jawabannya: ”Utamanya adalah Yesaya sebagian bisa jadi ditulis oleh yang lain.”
    20. Kitab YUNUS, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Tidak diketahui.”
    21. Kitab HABBAKUK, siapakah penulisnya? Jawabannya: ”Tempat dan waktu kelahirannya tak diketahui.”
    Data-data tersebut diambil dari RSV (Revised Standard Version) Collins tahun 1971, hal. 12-17.

    Dan kami berlepas diri darimu dan orang-orang sejenismu dan yang sehabitat denganmu. Na’udzubillah min dzaalik!!!

  8. rey mengatakan:

    boy kalau berda’wah hati2 ya… jangan sampai saling menghina…
    berda’wahlah seperti nabi muhammad, dengan lemah lembut…

    barakallahu fikum…

  9. Dari statement antum itu keliatannya antum nggak mengerti banyak ttg dakwah beliau (Nabi), beliau bersikap lembut kpd umat muslim dan kafir dzimmi, namun keras terhadap kafir harbi.
    Sayang sekali bahwa banyak orang yang salah kaprah dengan metode dakwah Nabi SAW, termasuk engkau ini.

  10. wkwkwkwk mengatakan:

    Maka jika kau dan tuduhanmu
    itu menuduh bahwa kami
    hanya membaca Al Quran dan
    hadist, maka sekiranya kami
    pantas untuk berkata: “Jangan
    cuma membaca Injil saja, jadi
    sempit dech pemikiranmu
    itu !!!”

    lalu dari mana lg saya harus membaca?
    Selain membaca injil, saya jg membaca kitab2 org yahudi yg saya percayai kitabnya krna dr sanalah ada nubuat, dan injil menggenapi.
    Yg mnjadi pertanyaan saya, apa menurut islam kitab2 yahudi itu jg dirubah isinya?

  11. wkwkwkwk mengatakan:

    Bukan kami yang memalsukan
    Injilmu itu, hai kafir, tapi
    tangan-tangan jahatlah yang
    telah merubah isi kandungan
    Injilmu itu:
    siapa tangan2 jahat yg km mksud? Penulis2 itu ya?
    Lalu saya bertanya manakah kitab yg menurut anda benar yg ditulis oleh tangan2 org baik? Apakah islam percaya injil BARNABAS?

  12. wkwkwkwk mengatakan:

    1. Kitab KEJADIAN, siapakah
    penulisnya? Jawabannya:
    ” Penulisnya adalah salah satu
    dari Kitab Musa.”
    2. Kitab KELUARAN, siapakah
    penulisnya? Jawabannya:
    ” Secara umum adalah Musa.”
    3. Kitab IMAMAT, siapakah
    penulisnya? Jawabannya:
    ” Secara umum adalah Musa.”
    4. Kitab BILANGAN, siapakah
    penulisnya? Jawabannya:
    ” Secara umum adalah Musa.”
    5. Kitab ULANGAN, siapakah
    penulisnya? Jawabannya:
    ” Secara umum adalah Musa.”
    6. Kitab JOSHUA, siapakah
    penulisnya? Jawabannya:
    ” Sebagian besar adalah
    Joshua.”
    7. Kitab HAKIM-HAKIM,
    siapakah penulisnya?
    Jawabannya: ”Mungkin
    Samuel.”
    8. Kitab RUTH, siapakah
    penulisnya? Jawabannya:
    ” Tidak diketahui secara pasti,
    mungkin Samuel.”
    9. Kitab 1 SAMUEL, siapakah
    penulisnya? Jawabannya:
    ” Tidak diketahui.”
    10. Kitab 2 SAMUEL, siapakah
    penulisnya? Jawabannya:
    ” Tidak diketahui.”
    11. Kitab RAJA-RAJA 1,
    siapakah penulisnya?
    Jawabannya: ”Tidak
    diketahui.”
    12. Kitab 1 TAWARIKH,
    siapakah penulisnya?
    Jawabannya: ”Tidak diketahui,
    mungkin dikumpulkan dan
    diedit oleh Ezra. ”
    13. Kitab 2 TAWARIKH,
    siapakah penulisnya?
    Jawabannya: ”Mungkin
    dikumpulkan dan diedit oleh
    Ezra. ”
    14. Kitab EZRA, siapakah
    penulisnya? Jawabannya:
    ” Mungkin ditulis dan diedit
    oleh Ezra.”
    15. Kitab ESTHER, siapkah
    penulisnya? Jawabannya:
    ” Tidak diketahui.”
    16. Kitab AYUB, siapakah
    penulisnya? Jawabannya:
    ” Tidak diketahui.”
    17. Kitab AMSAL, siapakah
    penulisnya? Jawabannya:
    ” Yang paling utama adalah
    Daud, meskipun ada yang
    lain. ”
    18. Kitab PENGKHOTBAH,
    siapakah penulisnya?
    Jawabannya: ”Meragukan, tapi
    umumnya dianggap oleh
    Sulaiman. ”
    19. Kitab YESAYA, siapkah
    penulisnya? Jawabannya:
    ” Utamanya adalah Yesaya
    sebagian bisa jadi ditulis oleh
    yang lain. ”
    20. Kitab YUNUS, siapakah
    penulisnya? Jawabannya:
    ” Tidak diketahui.”
    21. Kitab HABBAKUK, siapakah
    penulisnya? Jawabannya:
    ” Tempat dan waktu
    kelahirannya tak diketahui.”
    Data-data tersebut diambil
    dari RSV (Revised Standard
    Version) Collins tahun 1971,
    hal. 12-17.

    Meskipun tdk banyak diketahui keseluruhan penulis, namun isi kitab (misi penyelamatan) tdk prnh bertentangan. Ada nubuat dlm prjnjian lama, ada penggenapan dlm injil. Waah semuanya cocok deh.. Hehehe.
    ISRAEL ADALAH UMAT PILIHAN ALLAH., MEREKA KETURUNAN ISHAK ANAK ABRAHAM YG AKAN DISEMBELIH. KETURUNAN ISMAIL TIDAK DISEBUT KETURUNAN ABRAHAN. LIHAT KEJADIAN 21 AYAT 12 sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.

  13. Anda berkata: “apa menurut islam kitab2 yahudi itu jg dirubah isinya?”

    Kami jawab: “Al Qur’an menjelaskan: ‘Mereka (Yahudi) mengubah kata-kata (Taurat) dari makna yang sebenarnya’ (Al Maidah: 41).
    Seandainya pun taurat itu masih asli, maka itu sudah tidak berlaku lagi karena isi hikmahnya telah diganti (disempurnakan) oleh Injil. Allah SWT berfirman: ‘Dan Kami teruskan jejak mereka dengan mengutis Isa bin Maryam untuk membenarkan kitab sebelumnya, yaitu Taurat. Dan Kami turunkan Injil kepadanya, di dalamnya ada petunjuk dan cahaya yang membenarkan kitab sebelumnya, yakni Taurat’ (Al Maidah: 41). Lalu Allah SWT berfirman:
    “Dan Kami telah menurunkan kitab Al Qur’an kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya (Injil dan Taurat)” (Al MAidah: 48).”

    Anda berkata: “Apakah islam percaya injil BARNABAS?”

    Kami jawab: “Kami meyakini Injilnya Isa, bukan BARNABAS”

    Anda berkata: “ISRAEL ADALAH UMAT PILIHAN ALLAH., MEREKA KETURUNAN ISHAK ANAK ABRAHAM YG AKAN DISEMBELIH. KETURUNAN ISMAIL TIDAK DISEBUT KETURUNAN ABRAHAN. LIHAT KEJADIAN 21 AYAT 12 sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.”

    Kami jawab: “Israel (Yahudi) adalah musuh kami. Allah SWT berfirman: ‘Lalu Kami katakan kepada mereka (Yahudi/Bani Israil): ‘Jadilah kamu (Yahudi) kera yang hina’ (Al Baqarah: 65) ‘Orang Yahudi dn Nasrani takkan rela hingga kamu (Muhammad) hingga kamu mengikuti agama mereka’ (Al Baqarah: 120).
    Allah SWT berfriman: ‘dan Kami beri dia (Ibrahim) kabar gembira dengan kelahiran Ishak, seorang nabi yang shalih. Kami limpahkan keberkahan kepadanya dan kepada Ishak. Di antara keturunannya ada yang berbuat baik dan juga berbuat zalim terhadap dirinya sendiri’ (As Saffat: 112-113).”

  14. wkwkwkwk mengatakan:

    bahkan km tidak percaya kitab2 Allah. Jelas sudah kalian sesat. Nubuat dalam kitab
    -wahyu 13 ayat 1 sampai 18
    -1 yoh 2 ayat 22.
    Cari sendiri, terjemahkan sendiri. Smua telah tergenapi dgn adanya kalian.

  15. wkwkwkwk mengatakan:

    sudah lah! Damai aja. Yg jelas qta udh beda. Menurut saya Yesus adlah yg terakhir. Tp klo menurut anda muhamad yg terakhir ya sudah jalani saja. Toh ahmadiah jg menganggap ahmad yg trakhir. Kita jalani saja kepercayaan kita masing2. Saya slalu ingat pesan Yesus “kasihilah musuh2mu” ini adlah kasih yg sempurna krna bagi kami jika hanya mengasihi org2 yg mengasihi kita saja , kita sudah mendapat blasan kasìh jg dr org2 yg mengasihi kita. Tp jika kita mengasihi musuh2 kita, Tuhan sndiri yg akan membalas kasihnya kepada kita. Bagi kami mujizat Tuhan itu nyata. Bineka tunggal ika. Saya ucapkan Syalom, wassalam…

  16. Good is Good mengatakan:

    Para penulis Kitab Suci ini hampir-hampir tidak mempunyai kesamaan. Lihatlah pada kualifikasi mengarang mereka yang berbeda-beda. Sementara Musa mungkin seorang terpelajar, lulusan lembaga pendidikan yang terbaik di Mesir, Petrus sama sekali bukan seorang pengarang. Ia seorang nelayan, dan tidak ada catatan yang menunjukkan bahwa Petrus adalah seorang yang berpendidikan. Namun tulisan kedua orang itu penuh dengan hikmat Allah.

    Amos seorang gembala, Yosua seorang jendral, Nehemia seorang juru minuman. Ada beberapa lagi seperti Perdana Menteri Daniel, Dokter Lukas, dan Raja Salomo, yang mungkin memiliki bakat alamiah untuk mengarang. Tetapi kebanyakan di antara mereka sama sekali tidak mempunyai bakat mengarang, namun secara sempurna orang-orang ini telah menggenapi tugasnya ikut ambil bagian dalam mengarang buku yang unik ini. Yang menjadi pertanyaan ialah, “Bagaimana mungkin?” .

    Hanya ada satu jawaban yang memuaskan. Dengan menggunakan kecakapan orang-orang ini, atau mengatasi ketidakmampuan mereka, Allah berbicara melalui mereka, dan menyebabkan mereka dapat menulis Kitab Suci itu sesuai dengan rencana-Nya yang ilahi.

    Saya ingin Anda memperhatikan juga bahwa Alkitab itu ditulis pada waktu dan keadaan yang berbeda-beda. Musa menulis 5 buku pertama dari Perjanjian Lama (pentateuh) ketika ia berada sendirian di padang gurun. Yeremia menulis dalam sebuah penjara bawah tanah yang lembab. Mazmur-mazmur indah dari Daud pasti ditulis di lereng bukit, sementara ia menggembalakan domba-dombanya. Yang lainnya menulis pada waktu berperang. Paulus menulis banyak suratnya, ketika ia dipenjarakan. Dokter Lukas kelihatannya menulis dalam semacam buku catatan harian. Yohanes, murid yang dikasihi Yesus, menulis di Pulau Patmos yang berbatu-batu.

    Dan walaupun demikian . . . asal mula yang berbeda-beda ini kelihatannya tidak membuat perbedaan sedikit pun pada berita-berita yang dituliskan. Setiap bagian sesuai pada tempatnya. Setiap bagian memberi sokongan pada keharmonisan Kitab ini secara keseluruhan.

    Waktunya juga berbeda-beda. Beberapa buku ditulis pada suasana berbahaya, beberapa ditulis dalam keadaan yang damai. Pada jaman Daud menulis, ada banyak peperangan. Salomo menulis pada masa pemerintahannya yang damai. Banyak nabi menulis dalam keadaan sedih dan putus asa. Tetapi tidak satu pun dari keadaan-keadaan ini yang mengurangi kesatuan dari Kitab ini. Hanya ada satu sistem doktrin, satu jalan keselamatan, dan satu hukum iman. Allah telah mengambil benang-benang waktu dan keadaan yang berbeda-beda itu, dan dengan cakap menenunnya menjadi sebuah permadani kebenaran demi pertumbuhan rohani kita.

    Pernahkah Anda menyaksikan sebuah pagelaran orkes simponi? Di hadapan Anda seluruh pemain musik itu sudah siap untuk memainkan alat musiknya. Kemudian pemimpin musik itu mengangkat tongkat kecilnya dan orkes simponi itu mulai memperdengarkan suaranya. Biola-biola memainkan peran dengan indahnya dan diiringi oleh suara cello. Pada saat yang tepat kita dengar suara klarinet, suling-suling, dan tambur. Pada puncaknya menderumlah suara canang, dan mulailah simponi itu bermain secara penuh, masing-masing dengan alat musiknya saling menyumbangkan bunyinya sehingga menciptakan suatu kesatuan musik yang sangat indah.

    Kita tidak mempertanyakan bagaimana para pemain musik itu bermain dengan harmonis yang indah dan bukan dengan suara sumbang. Kita tahu betul, bahwa sebelum simponi itu terjadi, ada peranan penggubah lagu yang telah merancang setiap bagian dari musik itu dengan hati-hati dan penuh kecakapan. Demikian juga dengan Alkitab. Allah adalah Penggubah Yang Mahabesar dari Kitab Suci ini. Di dalam kurunnya waktu, Ia telah menggubah suatu simponi kebenaran yang agung. Setiap pengarang melakukan bagiannya sendiri, dan sementara masing-masing menulis buku-Nya, karya sastra yang agung sepanjang abad itu dihasilkan.

    Saya ingin Anda mempertimbangkan juga bahwa bangsa Yahudi itu bukanlah orang-orang yang suka mengarang. Proses pendidikan mereka terjadi hampir semata-mata secara lisan. Bahkan sekarang pun penekanan lebih diberikan pada hafalan. Namun dengan mengatasi semua kesulitan ini Allah telah membuat 39 buku dari Perjanjian Lama melalui para pengarang Yahudi. Dan kemudian, pada jaman Perjanjian Baru, tidak ada seorang pun yang berani menambah atau mengurangi isi Kitab Suci itu (Perjanjian Lama). Tentu saja para murid pun tidak berani melakukan hal itu. Tetapi Roh Kudus bekerja lagi dalam orang-orang yang terpilih dan walaupun mereka tidak biasa menulis, mereka menjadi penulis-penulis dalam kitab Perjanjian Baru. Sungguh benar bahwa jalan Tuhan bukanlah jalan manusia.

    Kemudian terjadilah . . . satu Kitab. Karangannya sama sekali tidak dapat diterangkan secara manusiawi. Sungguh suatu keajaiban karya sastra dalam proses pembuatannya. Tetapi bila Anda ingat, bahwa hal ini dilakukan dalam perbuatan dan kebenaran firman Allah, maka segala hal yang aneh dan segala pertentangan hilang dengan sendirinya. Penulis kitab Ibrani menulis . . . “Setelah pada jaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara . . .” (Ibrani 1:1).

  17. Good is Good mengatakan:

    1. Tak seorangpun naik ke surga, tapi nyatanya ada yang naik ke surga!!!

    “Tidak ada seorangpun yang telah naik ke surga, selain dari pada Dia yang telah turun dari Surga, yaitu Anak Manusia.” (Yohanes 3: 13)

    “Lalu naiklah Elia ke surga dalam angin badai.” (2 Raja-Raja 2: 11)

    Lho!!! Kok katanya tidak ada yang naik ke surga?

    hahahaha saya pikir ini Soal ujian yg bodoh…

    saya kasih tau kalau bukan Elia saja yg hidup2 di angkat ke surga sama Tuhan,, ada Henokh (Kejadian 5:23-24)

    Yohanes 3:12, “Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi? ”

    anda udh pernah ke Sorga? tetapi berkata-kata tentang sorga.. tetapi Yesus Kristus adalah Anak Manusia…

    Filipi 2:5-8, “5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. 8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.”

    Yesus menjadi rupa seorang Hamba…

    Anak Manusia itu adalah Yesus = Allah, yg dari sorga turun ke dunia.

    jadi Allah cuma mau cari kamu dan yg lain manusia berdosa, saya juga manusia berdosa, tetapi Tuhan mau cari kita menjadi manusia agar dapat menyelamatkan manusia…

  18. Good is Good mengatakan:

    satu hal lagi.,… jangan suka comot ayat untuk menguatkan argumen kauu,,,satu ayat kamu comot untuk membuktikan kesalahan orang… salah!!!

    tiap ayat itu punya maksud penulisan sendiri dalam satu pasal… misalkan anda comot ayat 13 dari pasal 3…
    nah ayat 13 ini tidak bisa diartikan secara langsung ke zaman sekarang tanpa melihat pasal 3… dan pasal 3 juga tidak bisa lepas dari maksud penulis secara keseluruhan… Allah = Tuhan memakai setiap penulis menjadi alat-Nya.. jadi setiap tulisan itu di inspirasikan oleh Tuhan sendiri,,, Firman Tuhan makanya disebutkannya…

    nahh satu kitab misalkan Yohanes juga tidak lepas dari keadaan pada saat Yohanes menuliskan injilnya itu atau disebut Konteks…

    tau kan konteks apa?? gk tau keterlaluan… percuma berdiskusi kalau gk tau konteks… Konteks = keadaan atau situasi pada masa itu..

  19. yusuf mengatakan:

    “Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yg percaya:mereka akan mengusir setan –setan demi nama-Ku,mereka akan berbicara dlm bahasa-bahasa yg baru bagi mereka, mereka akan memgang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”

    sampai saat ini nggak ada pendeta ato misionaris yang berani uji ketegasan minum racun ataw berbicara pake bahasa yang baru. hehe.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Halaman

Arsip

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: