Welcome to Alislamarrahman

Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Larangan Mencela Dan Menjelek-Jelekkan Sahabat Nabi

LARANGAN MENCELA DAN MENJELEK-JELEKKAN SAHABAT NABI

In the name of Allah, Most Beneficent, Most Merciful

Sebagai umat muslim, kita semestinya tahu mengenai sahabat-sahabat Nabi SAW termasuk khulafaur rashidin. Tidak diperbolehkan bagi kita untuk menyindir dan menghina mereka semua, walaupun memang kaum Syi’ah dikenal tidak mengakui kekhalifahan Abu Bakar Ash Shidiq, Umar bin Khathab dan Utsman bin Affan. Lebih jauh, mereka menuduh tiga orang sahabat tersebut sebagai orang yang merebut tampuk kekuasaan yang semestinya dimiliki Ali bin Abi Thalib. Hal ini tidak boleh!!! Rasululah SAW bersabda: “Barangsiapa mencela sahabatku, ia akan mendapat laknat Allah, malaikat, dan seluruh manusia” (HR. Thabrany). Itulah ancaman yang akan didapat bagi mereka yang mencela para sahabat Nabi. Dalam hadist yang lain, Nabi SAW bersabda juga: “Janganlah kalian mencela sahabat-sahabatku. Demi yang jiwaku berada di Tangan-Nya, sekalipun salah seorang dari kalian berinfak emas sebesar gunung Uhud, tetap tidak akan mencapai kebaikan salah seorang dari mereka dan tidak pula separuhnya” (HR. Mutaafaq Alaih). Dengan demikian Nabi telah menceritakan keutamaan sahabat.

Pertanyaannya: Apa yang dikatakan para ulama berkaitan dengan perkara ini? Simaklah apa yang dikatakan oleh Ibnu Hajar: “Ahlu sunnah bersepakat bahwa seluruh sahabat adalah orang yang adil, dan tidak seorangpun yang menyalahi hal itu kecuali orang-orang yang menyimpang dari ahlul bid’ah” (Al Ishabah fi Tamyiz Ash Shahabah, 1/10-11). Ibnu hajar menyatakan bahwa orang yang mencela sahabat adalah orang yang menyimpang atau para pelaku bid’ah.

Apakah hanya beliau saja yang memfatwakan demikian? Ternyata masih banyak yang memfatwakan serupa. Ini dia Imam Malik bin Anas yang berkata: “Barangsiapa mencela salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW, jika dia mengatakan bahwa mereka berada dalam kesesatan atau kekufuran; dia boleh dibunuh”. Apa yang dikatakan Sheikh Muhammad Bin Abdul Wahhab? Ini dia: “Barangsiapa mencaci mereka (sahabat), maka sesungguhnya dia telah menyalahi perintah Allah ta’ala untuk memuliakan mereka, semuanya atau sebagiannya, maka sungguh dia telah berdusta terhadap Allah ta’ala tentang apa yang telah Dia kabarkan tentang kesempurnaan dan keutamaan mereka, dan orang yang mendustakannya adalah kafir.” Sheikh Abdul Malik Al Qasim berkata: “Saudaraku muslim, sesungguhnya konsekuensi dari mencela sahabat itu dapat menyesatkan umat Muhammad SAW. Sebab hal ini mengandung anggapn bahwa umat ini adalah umat yang terburuk, sedangkan para pendahulu umatnya adalah yang paling buruk” (perkataan mereka dinukil dari Hukmu Sabillah Ta’ala wa Ar Rasul wa Ash Shahabah).

Imam Abu Zur’ah Ar Razi mengatakan: “Apabila engkau melihat seseorang menjelek-jelekkan salah seorang sahabat Rasulullah SAW, maka ketahuilah bahwa dia adalah zindiq.” Kemudian perhatikan juga komentar dari Al Qadhi Abu Yala yang berkata: “Para fuqaha sepakat tentang hukum orang yang mencela sahabat, sekiranya dia menganggap sahabat tersebut halal darahnya, maka dia kafir. Tetapi jika dia tidak meganggap demikian, maka dia fasiq” (perkataan dua sahabat tersebut dinukil dari Hiwar Hadi’ Ma’a Du’at At Taqrib Ma’a Syi’ah).

Kaum muslimin yang dirahmati Allah, tanpa perlu berpanjang lebar, telah kita dapati pernyataan dari para ulama haq untuk tidak mencela sahabat-sahabat Nabi SAW. Sebaiknya kita mencontoh akhlaq dan perjuangan mereka semua dalam menegakkan dienullah di muka bumi. Merekalah yang meneruskan dakwah Nabi SAW sehingga Islam tetap eksis hingga saat ini. Semoga Allah menyelamatkan kita dari fitnah dan hanya Allah tempat kita berlindung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Halaman

Arsip

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: